Kamis, 03 Februari 2011

Kebiasaan Yang Merusak Kulit

http://www.lifespan.org/adam/graphics/images/en/8912.jpg
Kebiasaan Yang Membahayakan Kulit sendiri, ada beberapa hal kebiasaan yang ternyata justru dapat membahayakan kesehatan kulit Anda. Di antaranya adalah:

Mengabaikan kulit merah akibat pemakaian produk baru
Biasanya Anda akan mengganggap reaksi seperti kulit menjadi merah setelah memakai sebuah produk baru, pertanda krim sedang bekerja. Lalu Anda tetap meneruskannya. Padahal menurut ahli kulit, rasa gatal, kulit kemerahan atau kulit terkelupas adalah reaksi buruk yang bisa menimbulkan proses penuaan. Jadi jika Anda saat ini sedang mencoba krim baru, perona mata, dan kulit Anda bereaksi, segera bilas dengan air dingin lalu dan oleskan pelembab.

Deep Cleansing
Deep cleansing akhir-akhir ini banyak disarankan baik secara langsung atau tidak langsung. Padahal membersihkan kulit secara berlebihan bisa menyebabkan kulit terlalu kering dan menjadi tipis hingga menjadi sangat sensitif. Cara terbaik membersihkan kulit adalah dengan menggunakan pembersih khusus kemudian dibilas dengan waslap basah. Ini berlaku untuk s emua jenis kulit.

Memencet jerawat
Meskipun gemas melihat jerawat di wajah, Anda harus menahan diri untuk tidak memencetnya. Memencet jerawat sangat tidak disarankan. Atasi jerawat dengan obat jerawat atau gunakan masker purifying untuk mengatasi jerawat. Jika jerawat Anda sudah matang, Anda bisa mengeluarkannya dengan lembut.

Caranya: Celup kapas pada teh chamomile. Tempelkan selama mungkin untuk melembutkan kulit. Balut ujung jari dengan tisu dan tekan pelan daerah sekitar jerawat sampai isi jerawat keluar. Oleskan antiseptik setelahnya, atau krim jerawat lagi.

Mengoleskan pelembap berlebihan
Ada anggapan pemakaian pelembap membuat kulit menjadi semakin terlindungi. Padahal memakai pelembap berlebihan dapat membuat pori tersumbat dan kulit lebih rentan jerawat. Indikatornya Anda memakai pelembab terlalu banyak adalah jika muka Anda sembab dan dalam 15 menit setelah memakai pelembab, kulit Anda masih berminyak, yang berarti pelembab Anda tidak terserap lagi oleh kulit. Pelembab yang baik tidak harus kental, yang penting ringan, memberikan nutrisi yang dibutuhkan kulit dan dapat diserap secara mudah.

Tidak membersihkan alat kecantikan
Kapan terakhir kali Anda mencuci alat make up Anda? Alat make up yang kotor dapat menyebabkan jerawat bahkan rambut berminyak. Cuci peralatan make up Anda, terutama yang menyentuh wajah Anda. Caranya: Cuci seminggu sekali dengan sampo bayi. Untuk aplikator seperti kuas, setelah Anda cuci, peras kuas, dan keringkan secara alamiah.

Menggunting kutikula
Kutikula terkadang memang mengganggu sehingga Anda sering tergoda mengguntingnya atau menggigitinya. Tapi sebenarnya fungsi kutikula adalah melindungi kuku dengan menutup bagian yang terbuka antara kuku dan kulit. Jika Anda terlau sering mengguntingnya memperbesar resiko kuku baru. Jika kutikula Anda kering, lakukan cara ini: Sediakan baskom dengan air hangat. Tuang minyak zaitun secukupnya dan rendan jari-jari Anda selama 10 menit. Setelah itu gunakan stick manicure yang ujungnya berbalut karet untuk mendorong kutikula ke bagian dalam. Setelahnya, pijat dengan minyak almond atau krim khusus kutikula.

Mencabut alis secara berlebihan
Bagi Anda yang mendambakan alis mencuat tinggi bak alis model-model, perlu tahu bahwa mencabut alis secara berlebihan tidak baik. Ada beberapa rambut alis yang jika sudah dicabut tidak akan menumbuh lagi. Kalaupun ingin mencabut alis, cabutlah rambut yang berada di bawah garis alis. Lalu tebalkan dengan pinsil alis secara tipis-tipis. Bagi Anda yang sudah terlanjur mencabut alisnya, buat alis dengan pensil alis. Lalu tambahkan perona mata dalam warna yang sama dengan kuas pada alis yang dibentuk

sumber: http://muka-aneh.blogspot.com/2009/12/kebiasaan-yang-merusak-kulit.html