Senin, 14 Maret 2011

Foto Gempa Jepang 8.9 SR


Kapal pemadam kebakaran bertempur melawan api di fasilitas minyak Cosmo di Ichihara City, Prefektur Chiba dekat Tokyo, 12 Maret 2011. (REUTERS / Kyodo)


Kontainer Cargo berserakan oleh tsunami baru-baru ini di Sendai, Jepang utara, Sabtu 12 Maret 2011. (AP Photo / Inouye Itsuo)


Mobil, yang tersapu bersama oleh tsunami itu terbakar, yang dilihat setelah gempa bumi di Kota Hitachi, Ibaraki Prefektur 12 Maret 2011. (REUTERS / Yomiuri)


Orang diselamatkan dengan helikopter dari atap setelah terjadinya gempa bumi dan tsunami di Sendai, timur laut Jepang 12 Maret 2011. (REUTERS / Kyodo)



Asap mengepul di kejauhan di belakang rumah yang hancur di Kota Kesennuma di Prefektur Miyagi Maret Jepang, timur laut 12 2011. (REUTERS / Kyodo)


Gelombang Tsunami yg mendekat di kota Miyako dari muara Heigawa,11 Maret 2011. Gambar diambil 11 Maret 2011. (REUTERS / Shimbun Mainichi)

selengkapnya lihat di : Sumber
Baca Selanjutnya...

Sabtu, 12 Maret 2011

6 Makanan Pengganti Obat

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Cuaca yang tak menentu ditambah gaya hidup yang kurang ideal akan membuat orang begitu rentan terhadap penyakit. Dan umumnya ketika diserang penyakit orang cenderung mencari berbagai obat untuk menyembuhkan diri. Padahal ada beberapa makanan yang berkhasiat untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit. Apa saja?

Hampir semua makanan berpengaruh pada tubuh manusia, tetapi beberapa makanan memiliki khasiat lebih sebagai pengobatan jika dikonsumsi secara teratur dan benar.

Berikut beberapa makanan yang berpotensi untuk pengobatan, seperti dilansir Healthmad, Rabu (9/3/2011), yaitu:

1. Ikan salmon

Salmon mengandung omega-3 tertinggi, yang dapat mencegah masalah jantung. Penelitian menunjukkan bahwa makan salmon seminggu sekali akan mengurangi risiko serangan jantung dan juga menurunkan tekanan darah, arthritis (radang sendi), mencegah asma dan mencegah kanker lambung dan payudara.

2. Wortel
Wortel adalah makanan yang banyak mengandung beta karoten. Beta karoten berhubungan dengan anti kanker, meningkatkan sistem kekebalan dan melindungi arteri (pembuluh darah). Satu wortel sehari dapat mengurangi risiko kanker paru-paru dan sangat baik untuk mata. Wortel dipercaya dapat mencegah penyakit mata seperti katarak.

3. Bawang putih

Penelitian menunjukkan bahwa bawang putih akan mencegah banyak kanker pada hewan. Pada manusia, bawang putih dikenal dapat menurunkan tekanan darah, diabetes, membersihkan plak di pembuluh darah dan mencegah kanker perut karena mengandung antioksidan.

Makan beberapa siung (setengah satuan siung besar yang masih utuh) bawang putih setiap hari dapat menurunkan kolesterol dan mengurangi pembekuan darah.

4. Jeruk
Jeruk banyak mengandung vitamin C yang dapat mencegah flu dan pilek. Selain itu, jeruk juga dapat mencegah kanker paru-paru, lambung, pankreas, perut dan payudara.

Yang paling penting, karena jeruk mengandung potasium (kalium) dan vitamin B yang dapat mencegah stroke dan penyakit jantung, juga dipercaya untuk memelihara kejantanan pria.

Satu atau dua buah jeruk per hari bermanfaat untuk pengobatan, karena jeruk sangat umum dan mudah dimakan, sehingga lebih efektif untuk pengobatan.

5. Brokoli

Banyak yang tidak tahu bahwa penyajian 1 porsi brokoli mengandung 97 persen vitamin C yang merupakan pengobatan untuk masalah jantung. Antioksidan memelihara aliran darah normal dan mengurangi tekanan darah. Seratnya juga dapat menurunkan kolesterol dan mengatur kadar gula darah, sehingga baik untuk penderita diabetes.

Brokoli juga dipercaya dapat mencegah kanker paru-paru, lambung, prostat dan payudara karena mempengaruhi tingkat hormon.

6. Apel
1 buah apel sehari dapat menjauhkan Anda dari dokter. Apel mengandung vitamin C dan A yang efektif untuk menurunkan kadar kolesterol dan risiko kanker.

sumber:http://health.detik.com/read/2011/03/09/124056/1587708/766/6-makanan-pengganti-obat?ld991107763

Baca Selanjutnya...

5 Manfaat Membaca Buku untuk Kesehatan

img
(Foto:thinkstock)
Jakarta, Kebanyakan orang begitu sibuk dengan kehidupannya sehingga tidak cukup waktu untuk membaca buku, orang lebih senang menonton film, televisi atau bermain komputer. Padahal membaca tidak hanya memperkaya wawasan tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan.

Rajin membaca dapat membuat orang kaya akan wawasan dan informasi. Selain itu, membaca untuk bermanfaat untuk otak dan kesehatan.

Setidaknya ada 5 manfaat membaca untuk kesehatan, seperti dilansir Lifemojo, Sabtu (12/3/2011), yaitu:

1. Melatih otak
Salah satu keuntungan membaca buku adalah sebagai latihan otak dan pikiran. Membaca dapat membantu menjaga otak agar selalu menjalankan fungsinya secara sempurna. Saat membaca, otak dituntut unutk berpikir lebih sehingga dapat membuat orang semakin cerdas. Tapi untuk latihan otak ini, membaca buku harus dilakukan secara rutin.

2. Meringankan stres
Stres adalah faktor risiko dari beberapa penyakit berbahaya. keindahan bahasa dalam tulisan dapat memiliki kemampuan untuk menenangkan dan mengurangi stres, terutama membaca buku fiksi sebelum tidur. Cara ini dianggap bagu untuk mengatasi stres.

3. Menjauhkan risiko penyakit Alzheimer
Membaca benar-benar dapat langsung meningkatkan daya ikat otak. Ketika membaca, otak akan dirangsang dan stimulasi (rangsangan) secara teratur dapat membantu mencegah gangguan pada otak termasuk penyakit Alzheimer.

Penelitian telah menunjukkan bahwa latihan otak seperti membaca buku atau majalah, bermain teka-teki silang, Sudoku, dan lain-lain dapat menunda atau mencegah kehilangan memori. Menurut para peneliti, kegiatan ini merangsang sel-sel otak dapat terhubung dan tumbuh.

4. Mengembangkan pola tidur yang sehat

Bila Anda terbiasa membaca buku sebelum tidur, maka itu bertindak sebagai alarm bagi tubuh dan mengirimkan sinyal bahwa sudah waktunya tidur. Ini akan membantu Anda mendapatkan tidur nyenyak dan bangun segar di pagi hari.

5. Meningkatkan konsentrasi
Orang yang suka membaca akan memiliki otak yang lebih konsentrasi dan fokus. Karena fokus ini, pembaca akan memiliki kemampuan untuk memiliki perhatian penuh dan praktis dalam kehidupan. Ini juga mengembangkan keterampilan objektivitas dan pengambilan keputusan.

Jadi jangan hanya menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton televisi atau bermain game komputer, tetapi juga luangkan waktu untuk membaca buku. Kebiasaan baik itu tidak hanya akan menyegarkan pikiran tetapi juga memberi manfaat untuk kesehatan dan kehidupan.
sumber:http://health.detik.com/read/2011/03/12/075450/1590162/766/5-manfaat-membaca-buku-untuk-kesehatan?l991101755
Baca Selanjutnya...